Cari Blog Ini

Senin, 29 Januari 2018

Kasih sayang Allah

Alhamdulillah sudah diberikan kesempatan untuk mengajar di Balai Litbang Pengajaran  Al-Qur’an Team tadarus Angkatan Masjid dan Mushola Yogyakarta.  Kesempatan yang sejatinya merupakan salah satu jawaban atas doa saya agar bisa memperbaiki kualitas bacaan saya. Karena Alhamdulillah kami selain mengajar iqro untuk anak-anak, kami juga diberikan pengajaran dan pembinaan rutin guna memperbaiki kemampuan bacaan al-Qur’an kami. Dan jangan ditanya, gimana saya saat masuk. Masya Allah maluuuu banget, ternyata bacaan saya masih sangaaaaaat jauuuh dari benar. Bahkan sampai pengajar saya hafal dengan kesulitan saya. mulai dari panjang-pendek bacaan yang belum tepat, makrorijul huruf bahkan tajwidnya masih kacau balau. Apalagi bacaan murotal saya sangaaaaaaat minus. Namun Alhamdulillah saya disini dibersamai dengan teman-teman dan guru yang selalu menyemangati dan pantang menyerah untuk mengajari saya.
Diantara guru-guru terbaik saya adalah para santri. Dengan kepolosan dan kejujuran mereka yang selalu mengingatkan. Pernah suatu ketika saat kondisi kelas agak riuh, dengan nada lebih tinggi dari biasanya saya berusaha menenangkan. Namun ada salah seorang santri yang memegang tangan saya, dan berbisik pelan.
“Bu linaf, laa taghob walakal jannah (jangan marah maka bagimu surga)” katanya
Nyesss, adem dan maluuuuu rasanya, mendengar kalimat tersebut. Serasa ada hujan lebat yang tiba-tiba turun. Alhamdulillah ya Allah engkau ingatkan dengan cara yang sangat indah. Dan masih banyak lagi kejadian lainnya yang insyaa Allah akan saya sampaikan dalam tulisan berikutnya.

Jogja, 12 jumadil awal 1439 H

Tidak ada komentar: